Padang, wapresri.go.id – Di masa mendatang mahasiswa agar di upayakan menjadi tenaga professional atau pengusaha. Untuk itu, Minang Entrepreneur Award (MEA) 2019 diharapkan dapat memotivasi tumbuhnya jiwa kewirausahaan di kalangan mahasiswa.

“Tidak butuh banyak tenaga administrasi. Akan diperbanyak sektor-sektor produktif yang ada hubungannya dengan sektor riil,” pesan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla saat memberikan sambutan pada acara penganugerahan MEA 2019 di Universitas Negeri Padang (UNP), Selasa (3/9/2019).

Menurut Wapres, keberadaan pengusaha sangatlah penting untuk memajukan suatu bangsa. Untuk menjadi pengusaha yang baik, diperlukan ilmu dan semangat yang kuat.

“Entrepreneurship adalah kombinasi antara pengetahuan dan semangat. Tanpa pengetahuan, kemajuan akan sangat lambat, tanpa semangat, tidak mungkin maju,” tuturnya.

Wapres menambahkan bahwa pengetahuan yang diperoleh di lembaga pendidikan haruslah dapat diterapkan. “Teori bermanfaat hanya bila dipraktikan,” tegasnya.

Lebih jauh Wapres mengibaratkan untuk memulai suatu usaha, layaknya belajar berenang, seseorang bisa mempelajari teori mengenai berenang melalui buku tetapi ia juga harus turun ke kolam, berenang mulai dari pinggiran hingga ke tengah kolam dan pada akhirnya ia dapat memilki pengalaman berenang. “Teori penting tapi lebih penting upaya dan pengalaman,” jelasnya.

Penghargaan MEA tahun 2019 ini merupakan  penghargaan untuk kedua kalinya. Untuk kali ini, MEA Award tahun 2019 diberikan kepada 6 mahasiswa dalam 2 kategori, yaitu startup business dan existing business.

Penghargaan ini dinilai sangat bermanfaat untuk mendorong semangat para mahasiswa dalam melatih jiwa kewirausahaannya. Diantaranya terlihat dari semakin banyaknya mahasiswa yang ikut berkompetisi.¬†“MEA salah satu cara mendorong motivasi,” ujar Wapres.

Dalam acara tersebut, selain memberikan penghargaan, Wapres juga menandatangani prasasti yang menandai peresmian Asrama Mahasiswa UNP dan Universitas Andalas.

Sebelumnya Rektor UNP Ganefri melaporkan bahwa pelaksanaan pemberian MEA II tahun 2019 yang merupakan program tahunan yang lahir atas inisiatif dan kesadaran kolektif dari Perguruan Tinggi Sumatera Barat (Sumbar) yang terdiri dari UNP, Universitas Andalas dan peguruan tinggi di bawah LLDikti Wilayah X.

Ganefri juga menjelaskan bahwa MEA merupakan kegiatan kompetensi berwirausaha yang bertujuan untuk mendorong para mahasiswa di Perguruan Tinggi untuk berani memulai dan memupuk jiwa wirausaha.

“Program MEA dibagi atas dua kategori kegiatawan wirausaha, yaitu start-up bisnis bagi yang baru mengembangkan ide/konsep/prototipe usaha, dan existing-bisnis bagi mahasiswa yang sudah punya aktivitas usaha yang dibuktikan dengan adanya pendapatan (cash flow) badan usaha,” ujarnya.

Selain itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga memberikan sambutan. Menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada Wapres JK sehingga berbagai infrastruktur di UNP dan UNAND berhasil dibangun.

Gubernur Sumbar juga mengharapkan para mahasiswa dapat mengambil teladan dari sosok Wapres JK.

“Saat ini momen yang tepat untuk mengikuti modelnya pak Jk sebagai sosok entrepreneur. Praktek bisnisnya juga bagus dan berkontribusi bagi bangsa dan negara,” pujinya. (AKS/RN, KIP-Setwapres).