Jakarta, wapresri.go.id – Esok hari, Rabu (10/04/2024), telah ditetapkan pemerintah sebagai Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H. Pada momen penuh kebahagiaan ini, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mengajak segenap umat Islam untuk terus menjaga spirit Ramadan, khususnya semangat mengasihi dan murah hati terhadap sesama dan lingkungan.

“Pada hari yang fitri ini, saya mengajak kita semua untuk terus menghidupkan spirit Ramadan dalam diri dan kehidupan kita. Yaitu semangat hidup yang penuh kasih dan murah hati, baik kepada sesama umat manusia, maupun dengan lingkungan,” ungkap Wapres dalam tayangan video, Selasa (09/04/2024).

Selain itu, Wapres juga mengharapkan, selain mempertahankan semangat Ramadan, umat Islam juga harus terus menjaga semangat berubah ke arah yang lebih baik.

“Nyalakan juga semangat untuk terus berubah, terus berkontribusi menciptakan perbaikan-perbaikan yang akan mendorong kemajuan,” pintanya.

Lebih lanjut, di tengah berbagai konflik yang masih melanda sejumlah negara, Wapres mengajak umat Islam untuk terus mendoakan agar konflik-konflik yang masih berlangsung segera usai.

“Saya mengajak untuk mendoakan saudara-saudara kita yang tidak dapat merayakan Idulfitri dalam keadaan damai dan aman,” ajaknya.

Kemudian, pada kesempatan ini Wapres juga berpesan kepada para pemudik yang akan pulang ke kampung halaman, untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan.

“Bagi para pemudik, saya ucapkan selamat mudik, semoga lancar dan tidak ada halangan apapun di perjalanan. Selamat berkumpul dengan keluarga, sanak saudara, dan kerabat di kampung halaman,” ucapnya.

Terakhir, Wapres pun mengucapkan selamat Idul Fitri 1445 H dan selamat atas kemenangan setelah melaksanakan ibadah Ramadan dengan sepenuh hati dan kesungguhan kepada umat Islam di seluruh pelosok tanah air dan penjuru dunia, serta mendoakan semoga semua amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1445 H. Minal aidin walfaidzin. Kulla ‘amiin wa antum bikhair. Taqabalallahu minna wa minkum wa taqabbal ya karim. Mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya. (EP-BPMI Setwapres)