Bratislava, wapresri.go.id – Pada pertemuan bilateralnya dengan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Urusan Ekonomi Republik Slovakia Denisa Sakova, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin mendorong kemajuan sumber daya manusia (SDM) dan ilmu pengetahuan teknologi di Slovakia. Wapres menyampaikan dukungan penuhnya dalam menyediakan tenaga kerja terampil apabila dibutuhkan di Slovakia.

“Indonesia siap menyediakan tenaga kerja terampil dan terlatih untuk bekerja di industri Slovakia,” ucap Wapres pada pertemuan yang diselenggarakan di Kantor Wakil Perdana Menteri Slovakia, Senin (27/11/2023).

Lebih jauh, Wapres menyampaikan gagasannya mengenai pentingnya koordinasi antarlembaga di kedua negara untuk dapat bekerja sama dalam memberikan perlindungan hukum kepada para tenaga kerja.

“Saya mengusulkan adanya koordinasi antara lembaga terkait di kedua negara untuk mengatur kerja sama dan memastikan payung hukum untuk perlindungan pekerja,” ungkap Wapres.

Pada kesempatan ini, Wapres juga mendukung penuh adanya kerja sama antara Universitas Andalas dengan Universitas Pertanian Nitra Slovakia di bidang pertanian.

“Saya menyambut baik kemajuan kerja sama penandatanganan Persetujuan Kerja Sama Pertahanan tahun ini dan kolaborasi Universitas Andalas dengan Universitas Pertanian Nitra Slovakia dalam pengembangan gandum tropis di Indonesia,” ujar Wapres.

“Industri pertahanan Indonesia, melalui induk perusahaan BUMN di bidang industri pertahanan (DEFEND ID) siap menindaklanjuti dan memperkuat kerja sama pertahanan ini,” tambahnya.

Menutup pertemuannya, Wapres mengungkapkan kegembiraannya atas terwujudnya pertemuan tersebut dan turut mengucapkan selamat atas terselenggaranya pemilu di Slovakia.

“Saya senang dapat bertemu Ibu Wakil Perdana Menteri. Izinkan saya mengucapkan selamat atas suksesnya Pemilu Slovakia dan penunjukan Yang Mulia sebagai Wakil Perdana Menteri dan Menteri Urusan Ekonomi,” pungkasnya.

Sejalan dengan Wapres, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Urusan Ekonomi Republik Slovakia Denisa Sakova mengamini kerja sama pengembangan gandum tropis di Indonesia akan terus dilakukan.

“Akan terus dilanjutkan kerja sama dalam bidang pertanian, antara Universitas Pertanian Nitra Slovakia dengan Universitas Andalas untuk pengembangan gandum tropis di Indonesia,” sebut Denisa.

Selain itu, secara khusus Denisa meminta kepada Wapres agar dapat dilakukan penambahan tenaga kerja dari Indonesia untuk dapat bekerja di Slovakia, sebab pemerintah Slovakia merasa kekurangan tenaga kerja.

“Tenaga kerja Indonesia untuk masuk menjadi tenaga kerja di Slovakia perlu ditambah, karena Slovakia memerlukan tambahan tenaga kerja,” ucap Denisa.

Sementara, mengenai potensi nikel di Indonesia, pemerintah Slovakia akan mengupayakan investasinya untuk dapat dikembangkan di Indonesia.

“Nikel yang potensial di Indonesia akan diupayakan pengembangannya melalui investasi Slovakia di Indonesia,” tandas Denisa.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Director General of SARIO Robert Šimončič, Deputy of Competitiveness Section Juraj Dobšovič, Deputy of Foreign Trade Department Laura Sroková, serta Department of European Affairs and Business Cooperation Roman Jakubovič.

Sementara Wapres didampingi oleh Duta Besar RI di Bratislava Pribadi Sutiono, Kepala Sekretariat Wapres Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono Wahjoe Sedjati, dan Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi. (DAS – BPMI Setwapres)